WakilWalikota Metro Buka Rapimda Pemuda Muhammadiyah Oknum Kepala Pekon PHP Anak SMA di Room Karaoke, Udah Grepe-Grepe Ditinggalin Bandar Lampung, (SL) - Aksi gerombolan Begal dengan berbagai modus di wilayah Bandar Lampung khususnya di seputaran PKOR Wayhalim Bandar Lampung kembali meresahkan warga. Zulkifli (22) warga Jalan Bumi Harta Sepak terjang dua orang residivis pelaku pencurian dengan kekerasan (begal) yang terkenal sadis saat melakukan aksinya akhirnya terhenti di tangan Tim gabungan Tekab 308 Polda Lampung dan Polres Lampung Utara. KepalaSatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana menjelaskan upaya penangkapan pelaku begal di Jalan Pangeran Tirtayasa Bandarlampung pada Rabu dini hari (28/4/2021). KANALLAMPUNG.COM — Tim Tekab 208 Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandalampung menembak YS (28) terduga begal asal Lampung Timur di Jalan Pangeran Bahkanada rumor tentang eksisnya sebuah desa yang konon ditinggali oleh para begal di Lampung. Disebutkan bahwa orang-orang di desa itu punya watak keras dan suka menantang satu sama lain. Warga Metro Lampung Ucap Syukur. Kebakaran Hotel di Gili Trawangan, Satu Karyawan Tertimpa Reruntuhan Bangunan. Update Kebakaran Hotel di Gili Trawangan HEADLINELAMPUNG LAMPUNG TENGAH-Demi menjaga keamanan dan kenyamana para kemudik dan masyarakat Team Satgas Anti Begal Tekab 308 Polres Lampung Tengah, jaga mobil mogok empat sepi di Jalan Lintas Sumatra Kampung Terbanggiaging Kecamatan Gunung sugih, Pukul 21.00 WIB, Sabtu (30/4/2022). Patroli hunting Team Satgas Anti Begal Polres Lampung Tengah, terus patroli hunting menyusuri padatnya Aksibaku tembak antara polisi dengan begal komplotan Lampung terjadi di Jalan Raya Cipinang, Jatinegara, Jakarta Timur semalam. Aksi baku tembak antara polisi REPUBLIKACO.ID, DEPOK -- Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono meninjau bahkan memimpin langsung razia besar-besaran untuk mencegah maraknya pembegalan motor yang terjadi di Jalan Akses UI, Margonda, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), Rabu (25/2).Sebanyak 100 personel gabungan dari Polres Metro Depok dan Polsek Beji Depok dikerahkan dalam razia yang juga dilakukan di beberapa tempat di KepalaSatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana mengatakan, modus para pelaku saat maling sepeda motor ini, berpura-pura kehabisan bensin. Para pelaku kemudian memberhentikan korban yang mayoritas anak-anak. Baca Juga: Penyekatan PPKM Level 4, Jalan Alternatif Masuk Bandar Lampung Macet Parah. Dua orang remaja pelaku begal kendaraan motor yang beraksi di kawasan Kabupaten Lampung Utara, berhasil diringkus Polsek Sungkai Selatan Rabu 25 Februari 2015) sekitar pukul 19.00 WIB. Dua orang tersangka begal yang ditangkap yakni, Edi Setiawan (18) warga Desa Cahaya Mas Kecamatan Sungkai Barat dan Ay (17) warga desa Kistang, Abung Barat, Lampung Utara, Senin 18 April 2022 1157 Views Amiruddin Sormin Lampung Tengah GUNUNGSUGIH (Lampungpro.co): Jajaran Polsek Gunungsugih, Polres Lampung Tengah, berhasil meringkus pelaku begal. Pelaku berinisial RR (26) warga LK. 2 Kelurahan Komering Agung, Kecamatan Gunungsugih, Senin (18/4/2022) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. BeriStigma Negatif ke Lampung, Wakapolda Minta Diksi Begal Dihapuskan. Lampung: Polda Lampung meminta masyarakat dan pers menjauhkan kata begal. Kata dia, kata begal tidak ada dalam kamus Bahasa Indonesia maupun Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. " (Agar) stigma negatif Lampung tentang begal berkurang," kata Wakapolda Lampung Brigjen Subiyanto Keduapelaku begal ini merupakan warga Kabupaten Lampung Timur. "Keduanya meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.Salah satu pelaku meninggal dunia di perjalanan. Dan satunya lagi meninggal dunia setelah dilakukan perawatan," kata Edwin, Sabtu (25/6/2022). Salahseorang warga Lampung Timur bernama Rifanda Anugrah Ramadan membagikan tips aman dari begal di grup facebook BEKAKAS (Bergejil Suka Motor Bekas) pada tanggal 11 Mei 2019. Monggo disimak gans Karena gejil kesel dari lampung selalu identik dengan begal, berikut ane share cara cara agar aman saat berkendara saat malam hari, khusus nya pengguna sepeda motor,,. DiLampung, begal truk melibatkan polisi dan anggota dewan. Polda Metro Jaya Petakan Area Rawan Begal Pesepeda di Ibu Kota Kepolisian juga membentuk tim gabungan bersama Dinas Perhubungan dan Kodam Jaya untuk berpatroli di daerah yang rawan pegal sesepeda. GUNUNGSUGIH (Lampost.co) — Salah satu pelaku begal yang beraksi pada Oktober 2019 lalu di Terbanggibesar Lampung Tengah, berhasil dibekuk jajaran Polsek Terbanggibesar di Menggala, Tulangbawang, Kamis 28 November 2019, dini hari tadi. Pelaku yakni Dedi Maulana (35) warga Kampung Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pengubuan dibekuk di rumah mertuanya di Tulangbawang setelah sebelumnya sempat 4uOhIm. Jakarta - Polisi menangkap dua orang begal sadis yang melukai seorang ibu dan anak di Lampung Utara. Namun, proses penangkapan diwarnai perlawanan para pelaku, sehingga polisi terpaksa yakni K 31 dan FY 35. Keduanya ditangkap di Bukit Kemuning, Lampung Utara, Lampung, pada Sabtu 16/10 dini Polda Lampung AKBP Reynold Hutagalung mengatakan Kedua residivis ini ditangkap oleh tim gabungan Tekab 308 Resmob Ditreskrimum Polda Lampung dan Polres Lampung Utara. "Tekab 308 Resmob Ditreskrimum Polda Lampung selalu akan turun ke wilayah untuk memperkuat wilayah dalam penyelidikan dan penyidikan setiap perkara," ujar Reynold dalam keterangan tertulis, Sabt 16/10/2021.1 Tewas TertembakKapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail menjelaskan, kedua pelaku melakukan aksinya di Dusun Talang Kepayag, Desa Pengaringan Abung Barat,pada Selasa 12/10. Saat itu kedua pelaku merampas motor yang ditumpangi ibu dan dilakukan penangkapan, kedua pelaku melakukan perlawanan dengan menggunakan sajam. Polisi kemudian melepaskan tembakan."Saat dilakukan penangkapan para pelaku melakukan perlawanan aktif menggunakan sajam, sehingga kita lakukan tindakan tegas terukur. Untuk pelaku K dirawat di RS Ryacudu Kotabumi dan untuk pelaku FY 35 meninggal dunia," kata menjelaskan FY dan K merupakan residivis spesialis kasus pencurian dan kekerasan di beberapa TKP. Keduanya sudah 3 kali bolak-balik masuk menghimbau kepada masyarakat yang melihat orang yang mencurigakan atau kejadian curas, curat atau curanmor segara lapor ke pihak kepolisian agar segera ditindak lanjuti."Dari hasil pengembangan Polres Lampung Utara sudah mengamankan 16 unit sepeda motor berbagai jenis. Untuk korban atau masyarakat yang kehilangan motornya bisa datang Kepolres Lampung Utara untuk mengecek sepeda motornya," jelas Kurniawan mei/mei Aksi kriminal begal kini kian marak terjadi di beberapa daerah. Tidak mengenal waktu, baik siang maupun malam hari pelaku aksi kejahatan begal nekat merampas atau merampok harta benda dan bahkan tidak menutup kemungkinan untuk membunuh korban. Pengendara motor akan menjadi korban yang paling ditargetkan oleh para pelaku. Oleh karena itu, kenali beberapa wilayah atau daerah paling rawan begal berikut ini agar dapat berhati-hati dan mengurangi risiko menjadi korban pembegalan saat berkendara. Tanjung Priok, Jakarta UtaraPasuruan, Jawa TimurTangerangDepokMakassar Lampung Konsultasi Hukum Gratis di PerqaraReferensi Tanjung Priok, Jakarta Utara Tanjung Priok memang menyimpan banyak sejarah, antara lain dikenal sebagai kawasan rawan kejahatan. Umumnya, korban begal di Tanjung Priok adalah pengendara sepeda motor yang melintasi kawasan tersebut. Penyebab daerah Tanjung Priok rawan begal dikarenakan jalanan yang sepi pengendara dan tidak ketatnya pengawasan dari pihak berwenang pada malam hari maupun subuh. Salah satu kasus begal yang pernah terjadi di Tanjung Priok adalah pada 12 Juli 2022, dimana 2 remaja berinisial NI dan EW melakukan pembunuhan pelaku begal terhadap seorang berinisial YJ. Kasus ini bermula saat korban tiba di kosnya di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok pada pukul WIB. Lalu saat korban masih berada di pintu gerbang kosnya, para pelaku mendekat dan menyerang korban dengan senjata tajam untuk mengambil harta benda korban. Akibat perbuatan para pelaku, korban dinyatakan meninggal dunia. Para pelaku pun terancam hukuman penjara 5 tahun akibat tindak pencurian dan kekerasan yang dilakukannya. Maka dari itu, sangat penting bagi pihak Kepolisian Tanjung Priok untuk memperkuat pengawasan dalam mengatasi tindak kejahatan begal. Hal ini juga diyakini oleh Kompol Ricky Prenata Vevaldy, Kapolsek Tanjung Priok yang berjanji akan menanggulangi tindak kejahatan begal di wilayahnya. Pasuruan, Jawa Timur Kota Pasuruan terkenal dengan kasus kejahatan begal yang sangat seram. Daerah yang sangat rawan begal antara lain di Perbatasan Malang, Jalur Wonorejo-Purwosari, Bangil-Pandaan, Pengkol, Kraton-Bangil, Grati, Rangge-Pasrepan, Rejoso-Probolinggo. Hal ini disebabkan daerah Pasuruan banyak jalanan yang minim penerangan dan sepi pengendara. Orang desa Pasuruan mengenalnya dengan istilah “Tuwang” yang artinya lokasi sepi yang minim penerangan diselimuti pepohonan dan semak belukar yang luas. Untuk itu, jika anda melewati daerah tersebut, usahakan tidak melewatinya pada jam-jam yang memungkinkan terjadinya begal malam hari dan subuh, lebih baik tidak sendirian atau tidak menggunakan sepeda motor. Tangerang Diungkapkan oleh Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Unggung Cahyono menilai kota Tangerang, Banten menjadi salah satu wilayah yang rawan begal. Unggung menilai bahwa mudahnya akses di wilayah Tangerang dari Lampung melalui Pelabuhan Merak adalah salah satu faktor penyebab terjadinya begal. Selain itu, dikarenakan jalanan gelap kurangnya penerangan yang memberikan kesempatan kepada para pelaku untuk melakukan aksi kejahatannya. Dengan demikian, maka diperlukan peningkatan pengalaman dan pengawasan, dengan melakukan patroli malam menjelang pagi. Selain itu, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi pembegalan. Unggung mengatakan akan mempertebal pemeriksaan di seluruh wilayah seperti dengan cara melakukan razia skala besar. Jika masyarakat mendapati pelaku begal, maka dihimbau untuk tidak main hakim sendiri, masyarakat lebih baik menyerahkan mereka kepada pihak Kepolisian untuk diperiksa lebih lanjut. Depok Kepolisian Resor Kota Depok menyebutkan terdapat tujuh lokasi di Depok yang rawan terjadinya kriminalitas, terutama terjadi pada malam hari. Tujuh wilayah tersebut antara lain Sukmajaya, Beji, Bojong, Pancoran Mas, Cimanggis, Sawangan, dan Limo. Menurut Kriminolog Chazizah Gusnita, menilai sebenarnya aksi begal yang terjadi Depok bukanlah fenomena baru, karena sudah sering terjadi. Menurutnya, alasan Depok menjadi kawasan begal adalah karena letak geografis Depok yang sangat menguntungkan para pelaku begal untuk melarikan diri. Depok merupakan wilayah perlintasan. Terlebih mayoritas masyarakat Depok adalah masyarakat urban yang sehari-hari meninggalkan rumah untuk bekerja dan kembali pada malam hari. Oleh karena itu, para pelaku dapat menjalani aksi begalnya untuk mendapatkan keuntungan yang besar dari para korban. Makassar Menurut Kapolrestabes Makassar Komisaris Besar Kombes Fery Abraham, 70% dari para penjahat begal di Makassar merupakan anak di bawah umur. Salah satu penyebab para pelaku melakukan begal karena ekonomi. Dikatakan oleh Ferry bahwa para pelaku tersebut ingin memakai narkoba sehingga mereka rela menjadi pelaku begal untuk mendapatkan uang. Pengamat Hukum dari Universitas Bosowa 45, Marwan Mas, mengatakan bahwa selain anak remaja, para penjahat begal yang sudah dewasa juga melakukan regenerasi dengan menjaring anak-anak muda dikarenakan angka kemiskinan terus meningkat di Makassar. Para pelaku begal akan menghalau segala cara untuk mendapatkan harta benda demi mengatasi kemiskinan. Lampung Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Lampung Ajun Komisaris Besar Sulistyaningsih mengungkapkan terdapat 2 penyebab wilayahnya menjadi rawan begal. Pertama, karena kondisi lampung yang masih relatif sepi dan minimnya penerangan jalanan umum. Kedua, terjadinya pembegalan juga dikarenakan dampak dari penggunaan narkoba. Pelaku begal banyak berasal dari Lampung Utara, dimana pelaku mengkonsumsi narkoba yang memicu kejahatan. Oleh sebab itu, Kepolisian Daerah Lampung terus melakukan pengawasan rutin di daerah rawan kejahatan dan dihimbau masyarakat tidak bepergian di malam hari, apalagi sendirian. Dari banyaknya daerah rawan begal di Indonesia, dapat diketahui bahwa penyebab terjadinya begal dikarenakan faktor ekonomi. Selain itu juga dikarenakan jalanan sepi, kurangnya penerangan di jalan yang membuat para pelaku dapat menjalankan aksinya. Jika Sobat Perqara berada di 6 daerah yang telah disebutkan di atas, selalu berhati-hati dan sadar akan sekitar, ya! Konsultasi Hukum Gratis di Perqara Apabila Sobat Perqara memiliki permasalahan hukum terkait permasalahan ini, Sobat dapat mengobrol langsung dengan advokat profesional secara gratis hanya di Perqara. Dapatkan konsultasi hukum gratis untuk mendapatkan solusi hukum tepat kapan pun dan di mana pun. Baca juga Bisakah Konsultasi Hukum Gratis? Simak Caranya! Artikel ini telah disunting oleh Tim Redaksi Perqara Referensi Antara, “Akhir Pelarian Remaja Sadis Pelaku Begal dan Pembunuhan di Tanjung Priok” Juli 17, 2022, diakses pada 17 Oktober 2022, Ahmad Rahmansyah, “Tanjung Priok Rawan Begal, Emak-Emak Resah, Kapolsek Kita Perkuatan Pengawasan, Februari 18, 2022. diakses pada 17 Oktober 2022, Winda Destiana Putri, “Kapolda Tangerang Nomor Satu WIlayah Rawan Begal”, Maret 2, 2015. diakses pada 17 Oktober 2022, Cynthia Lova, “Polisi Sebut Ada 7 Titik Rawan Kejahatan di Depok”, Agustus 10, 2018. diakses pada 17 Oktober 2022, Debbie Sutrisno, “Pembegalan Semakin Marak di Makassar”, September 18, 2015. diakses pada 17 Oktober 2022, Gede Bagus Wahyu, “Lampung Rawan Begal, Ini Penyebabnya”, September 2, 2015. diakses pada 17 Oktober 2022, LAMPUNG, - Kondisi Provinsi Lampung yang rawan pencurian dengan kekerasan curas menjadi perhatian Kapolda Lampung yang baru, Irjen Hendro Sugiatno. Hendro berjanji akan membasmi para pelaku curas atau begal untuk menjamin keamanan masyarakat. Hendro mengatakan, kepolisian akan menindak tegas para begal juga Usai Pergi Memesan Nasi Kotak, Mahasiswi di Lampung Ini Menghilang "Itu begal yang meresahkan masyarakat, kita tindak tegas," kata Hendro usai pisah sambut di Graha Wiyono Siregar Mapolda Lampung, Sabtu 6/3/2021.Hendro meminta agar anggotanya memanfaatkan kemampuan dalam penindakan terhadap pelaku kejahatan. “Itu anggota kan sudah ada senjata, yaitu gunanya. Begal kita tindak tegas,” kata Hendro. Selain itu, Hendro meminta agar jajaran Polda Lampung mulai dari polsek hingga polres di setiap kabupaten untuk selalu siap siaga. Menurut Hendro, sejumlah hal yang menuntut kesiapsiagaan anggota Polri menjadi tantangan ke depan. "Ke depan akan semakin kompleks, menghadapi keamanan dan ketertiban masyarakat yang dinamis, bencana alam, isu nasional, terutama di masa pandemi Covid-19 ini," kata Hendro. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bandarlampung ANTARA Lampung - Sejumlah pihak di daerah ini mengaku prihatin, menyikapi fenomena Provinsi Lampung yang dituding sebagai sarang begal dan daerah sumber konflik. Provinsi Lampung belakangan ini memang terkenal sebagai daerah begal, dianggap sebagai wilayah yang menjadi sarang pelaku kejahatan perampasan sepeda motor maupun pelaku tindak kriminal yang tidak saja terjadi di daerah ini, tapi juga sampai "mengekspor" pelakunya ke sejumlah daerah lain di Indonesia. "Lampung yang identik dengan daerah begal dan sering terjadi konflik sosial merupakan stigma yang harus segera dihilangkan dengan berbagai langkah antisipasi, baik pencegahan maupun penanganan secara sistematis dan berkelanjutan, dengan melibatkan para pihak terkait," kata Direktur Intelkam Polda Lampung, Kombes Mochammad Rodjak Sulaeli, dalam sebuah dialog publik menyoal Penanganan Konflik Sosial Horizontal di Lampung, diselenggarakan oleh Puslitbang Kebijakan Publik dan Pengembangan Wilayah LPPM Universitas Lampung Unila belum lama ini. Dialog yang menghadirkan Wakil Ketua Komnas HAM Siti Noor Laila, Pembantu Rektor III Unila Prof Sunarto DM, akademisi, LSM, dan berbagai kalangan masyarakat Lampung lainnya termasuk tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, birokrat, unsur TNI/Polri, kalangan profesional, ormas dan berbagai unsur masyarakat Lampung lainnya, merumuskan sejumlah langkah harus dilakukan untuk menangani tindak kriminalitas dan potensi konflik sosial di daerah ini. Menurut Sulaeli, untuk mengantisipasi semua itu, Kapolda Lampung Brigjen Edward Syah Pernong sudah menginstruksikan agar jajaran kepolisian di Lampung diminta selalu bersiaga, dan setiap saat harus siap ditugaskan membantu warga di daerah ini yang sedang menghadapi masalah kamtibmas itu. Sulaeli juga membeberkan data potensi konflik sosial di Lampung, setidaknya terdapat pada 55 titik yang tersebar pada kabupaten dan kota di daerah ini, yaitu 49 titik berpotensi terjadi konflik politik, ekonomi, sosial budaya, dan tiga titik berpotensi terjadi permasalahan suku, agama, ras dan antargolongan SARA. "Potensi konflik itu harus segera diantisipasi agar tak sampai meluas," katanya pula. Dia pun mengakui, seringkali secara tiba-tiba mendapatkan informasi dari jajarannya atas kejadian di lapangan yang berpotensi terjadi benturan antarkelompok masyarakat di daerah ini. Seringkali pemicu masalah itu justru hal yang sebenarnya sepele. "Tapi kami di kepolisian, tetap harus selalu bersiaga dan cepat bertindak untuk menangani permasalahan tersebut, agar tak sampai meluas dan menimbulkan konflik sosial yang memakan korban jiwa dan kerugian materiil besar yang dialami masyarakat," kata dia lagi. Kombes Rodjak Sulaeli yang pernah bertugas di sejumlah daerah itu, membenarkan bahwa sejak awal sudah diingatkan ketika bertugas di Lampung untuk perlu lebih berhati-hati, mengingat tindak kriminalitas pembegalan sepeda motor maupun aksi kriminal sering terjadi di Lampung, dan konflik antarwarga diketahui mudah meletup hanya dipicu permasalahan sepele. Ia pun menyebutkan fakta berdasarkan data crime indeks di Lampung tahun 2015 hingga saat ini, menunjukkan kasus paling menonjol adalah pencurian dengan pemberatan curat sebanyak 368 kasus, disusul kasus narkoba 318 kasus, pencurian sepeda motor dengan pemberatan 246 kasus dan pencurian sepeda motor dengan kekerasan sebanyak 97 kasus. Sedangkan kasus pencurian dengan kekerasan curas sebanyask 148 kasus, dan penganiayaan berat anirat 16 kasus dan kasus pembunuhan empat kasus. Pelaku tindak kejahatan pembegalan sepeda motor itu, baik dalam bentuk pencurian sepeda motor dengan pemberatan maupun kekerasan, menurut dia, di antaranya dilakukan remaja namun umumnya bertindak sadis dan tanpa kompromi serta tak ada belas kasihan kepada para korbannya. "Dulu, pelaku kejahatan itu masih tawar menawar dengan korbannya, mau pilih harta atau nyawa. Sekarang tidak lagi, bila korban melakukan aktivitas yang dianggap sebagai bentuk perlawanan, pelaku begal tak segan mencelakai bahkan membunuh korbannya," ujarnya pula. Ia mencontohkan, beberapa waktu lalu, sedikitnya dua personel kepolisian Lampung menjadi korban pelaku begal itu, hingga kedua korban akhirnya tewas. "Satu korban personel kami di Metro sempat melawan pelaku begal itu, tapi karena sedang tidak membawa senjata api, beberapa pelakunya akhirnya dapat melukai dan melumpuhkannya. Korban setelah sempat dirawat di rumah sakit, akhirnya meninggal dunia," kata dia lagi. Seorang anggota Brimob Lampung di Bandarlampung juga menjadi korban aksi pembegalan, dengan ditembak oleh pelaku hingga meninggal dunia tak jauh dari rumahnya. Korban aksi pembegalan di sejumlah daerah di Lampung hingga kini juga terus berjatuhan dari kalangan warga masyarakat biasa. Pelaku juga seperti tak memilih siapa saja korbannya, tak lagi pandang bulu, yang penting bisa merampas paksa sepeda motor yang diincar dari para korbannya. Kondisi tersebut, ujar dia, menjadikan daerah Lampung mendapatkan predikat sebagai provinsi begal dan sekaligus sebagai daerah yang seringkali terjadi konflik antarwarga hanya karena permasalahan sepele. Menghadapi semua permasalahan kriminalitas itu, terutama aksi pembegalan dan potensi konflik yang tinggi di Lampung, menurut dia, jajaran Polda Lampung terus berupaya mengantisipasinya. Polda Lampung sebelumnya juga telah menggagas adanya forum "Rembug Pekon" yang menjadi sarana dini pencegahan dan penanganan konflik sosial di daerah ini. Bentuk Tim AntibanditPolda Lampung telah membentuk Tim Khusus Antibandit TEKAB 308 yang secara khusus menyasar pelaku pembegalan dan tindak kriminalitas lainnya yang menonjol di daerah ini. Tim ini pun mulai bekerja dan memberikan hasil menggembirakan. Tim Khusus Antibandit 308 jajaran Kepolisian Resor Kota Bandarlampung telah mengungkap 46 kasus tindak kejahatan di wilayah ini. Kapolresta Bandarlampung Kombes Polisi Hari Nugroho, menjelaskan dalam jangka waktu satu bulan setelah tim antibandit ini dibentuk, telah mengungkap 46 kasus tindak kejahatan, seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor. "Dalam kasus tersebut, kami berhasil mengamankan 41 tersangka, dengan sejumlah barang bukti kejahatan," kata dia lagi. Dalam satu bulan ini, kata dia, kasus yang paling menonjol, yakni tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebanyak 32 kasus, sebanyak 18 di antaranya kasus pecah kaca. Ia memerinci 46 kasus tersebut, yakni pencurian dengan kekerasan ada lima kasus, dan pencurian kendaraan bermotor sebanyak sembilan kasus. "Kasus paling menonjol dalam satu bulan terakhir, yakni pecah kaca mobil dan 14 kasus membongkar rumah kosong, sedangkan pencurian dengan kekerasan mulai menurun," kata Kapolresta Bandarlampung itu pula. Dia menyebutkan satu kasus pelakunya menggunakan senjata api, yakni pencurian dengan kekerasan atau begal. Adapun perinciannya 41 tersangka itu adalah 26 tersangka kasus pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan lima tersangka, dan 10 tersangka terlibat dalam pencurian kendaraan bermotor. Menurut Kombes Nugroho, barang bukti yang diamankan dari para tersangka berupa sepucuk senjata api rakitan, dua butir peluru, sebilah golok, pisau jenis badik, dua unit sepeda motor, kunci leter T, linggis, satu unit televisi, satu unit CPU, satu tabung gas, dan beberapa barang bukti lainnya hasil kejahatan mereka. "Ini merupakan hasil ungkap kasus Tim Khusus Antibandit 308 Polresta Bandarlampung dan polsek-polsek di sini selama satu bulan setelah dibentuk. Anggota kepolisian bekerja sudah secara maksimal, melakukan pengungkapan kasus tersebut yang terjadi di wilayah hukum Kota Bandarlampung," kata dia lagi. Tim Khusus Antibandit itu digencarkan jajaran kepolisian di Lampung, untuk menekan tindak kriminalitas, terutama pelaku begal sepeda motor, agar kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat kamtibmas menjadi semakin membaik. Sebelumnya, sejumlah tokoh masyarakat dan warga di Lampung juga telah mendesak aparat kepolisian setempat untuk dapat menindak tegas pelaku begal dan tindak kriminalitas yang cenderung meningkat di daerah ini. Muliawan, warga Bandarlampung, mengungkapkan di rumah kontrakannya di kawasan Tanjungkarang Timur Kota Bandarlampung dalam sepekan ini, dilaporkan sudah empat unit sepeda motor hilang dicuri dan belum diketahui siapa pelakunya yang sedang diburu kepolisian setempat. Di Kampus Universitas Lampung Unila, berkali-kali pula dilaporkan terjadi pencurian sepeda motor milik mahasiswa yang diparkirkan di lingkungan kampus ini, kasus terakhir dialami mahasiswa Fakultas Teknik Unila. Saking kesalnya, sejumlah warga bahkan minta aparat kepolisian menembak mati saja pelaku begal dan tindak kriminalitas yang tak kenal kasihan dan menyasar korban hampir semua kalangan masyarakat itu. Beberapa kali korban aksi pembegalan adalah pelajar, mahasiswa dan kaum ibu yang dilukai, bahkan dicelakai hingga meninggal dunia. Kepala Kepolisian Daerah Polda Lampung, Brigjen Edward Syah Pernong menegaskan keberadaan Tim Khusus Antibandit TEKAB 308 wajib bertindak tegas saat menjalankan tugas untuk memberantas kejahatan di daerah itu. "Jangan sampai kejadian seperti yang sudah-sudah terulang lagi, jadi mereka harus bertindak tegas dalam setiap aksi pemberantasan kejahatan," kata Kapolda Lampung itu, saat peresmian TEKAB 308, di Bandarlampung, Senin 28/9. Menurutnya, upaya mengamankan Provinsi Lampung harus menjadi prioritas utama, sehingga mampu menunjang terlaksana percepatan pembangunan di daerah tersebut. Ia menegaskan, TEKAB 308 harus tetap menjaga keselamatan diri dalam setiap upaya pengamanan wilayah. "Langkah-langkah represif akan terus dilakukan, sehingga tindak kejahatan dapat ditekan hingga tidak sampai meluas," kata Kapolda Lampung itu. Edward Syah Pernong menegaskan bahwa TEKAB 308 akan menjadi ujung tombak pengamanan di Provinsi Lampung. Dia juga mengapresiasi kinerja TEKAB 308 itu yang mampu memecahkan kasus kejahatan kurang dari dua hari. "Saya senang TEKAB 308 bisa bekerja maksimal, sehingga mampu memulihkan kepercayaan masyarakat kepada polisi," katanya lagi. Kapolda berharap keamanan di lingkungan masyarakat dapat terus terjaga, sehingga kenyamanan akan kembali terwujud. "Saya meminta seluruh personel TEKAB 308 dapat menjaga nama baik serta terus mengejar pelaku kejahatan secara represif dan tegas," ujar dia. Berkaitan itu pula, pemerintah dan jajaran institusi penegak hukum diingatkan untuk selalu hadir dan sigap dalam mengantisipasi terjadi konflik dan gangguan kamtibmas, yaitu melakukan upaya pencegahan konflik sosial jangan sampai terjadi atau meluas, menangani konflik secara tepat dan cepat, serta mengatasi dan melakukan upaya pemulihan pascakonflik untuk menjamin kehadiran negara dan aparaturnya di tengah masyarakat. Kalangan pemerintahan dan penegak hukum maupun para tokoh di Lampung itu umumnya tak sepakat mengidentikkan Lampung sebagai daerah begal dan wilayah yang selalu berkonflik. Mereka berharap pula agar masyarakat banyak juga dapat menertibkan dan menata diri, dengan tidak membiarkan aksi begal dan tindak kriminalitas semakin merajalela di daerah ini, termasuk tak membiarkan mereka terlibat dalam konflik sosial akibat hal yang sepele. Para pihak itu bersepakat untuk mencari akar masalah semua itu, sehingga dapat bersama-sama mengupayakan segera mengatasinya, sekaligus pelan tapi pasti menepiskan citra buruk Lampung sebagai daerah begal dan wilayah yang selalu berkonflik. Prof Fauzi Nurdin, akademisi dari IAIN Raden Intan Lampung mengingatkan pula para pihak untuk juga dapat mendalami dan memahami karakter masyarakat Lampung, sehingga menjadi acuan dalam upaya mengatasi tindak kriminalitas dan potensi konflik sosial yang tinggi itu. "Aspirasi dan suara masyarakat harus benar-benar didengarkan dan diperhatikan, sehingga berbagai masalah itu bisa kita atasi bersama dengan baik," ujar Fauzi pula. "Kita semua merasa malu kalau Lampung masih terus identik dengan daerah begal dan wilayah sumber konflik," ujar Tajudin Noor, salah satu tokoh masyarakat Lampung pula. Karena itu, menurutnya, semua pihak harus mendorong akar masalah aksi pembegalan dan konflik yang masih mudah meletup di daerah ini dapat segera ditangani secara baik, bukan hanya mengandalkan aparat kepolisian maupun TNI sebagai pemadam kebakaran saat terjadi masalah, tapi dapat mencegah lebih dini dan menguatkan masyarakatnya sendiri. "Bagaimana Lampung akan membangun dan menyejahterakan masyarakatnya, bagaimana dunia usaha dan investasi akan masuk ke daerah ini, kalau potensi konflik yang tinggi dan tindak kriminalitas tidak segera dapat diatasi bersama-sama," ujar Tajudin lagi.

begal di metro lampung