adalahpemandu wisata lokal di Alas Kedaton. Pemandu wisata wanita didaerah ini juga merupakan pedagang cindera mata. Bentuk dari data dalam penelitian ini adalah dokumentasi rekaman video dan hasil wawancara. Dokumentasi rekaman ini selanjutnya akan disalin kedalam bentuk teks transkripsi.
SEMARAPURA balipuspanews.com-Para pemandu wisata di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung belakangan ini mengeluhkan adanya pungutan dobel saat masuk ke destinasi wisata di wilayah Desa Pejukutan, Nusa Penida. Padahal sebelumnya wisatawan telah dikenakan retribusi resmi dari pemerintah Kabupaten Klungkung sebesar Rp 25.000 per orang saat masuk ke kawasan Nusa Penida. Pungutan yang diduga pungli
Bilakamu tertarik, bisa langsung datang ke Jalan Bangkiang Sidem, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Bukit Campuhan masih satu kawasan dengan Pura Gunung Lebah. • Viral di Medsos, Pemandu Wisata Marahi Petugas Money Changer yang Tipu Turis Bule di Bali • Rahasia di Balik Kode Huruf pada Boarding Pass, Waspada Saat Dapat Kode SSSS. 2.
Seorangpemandu wisata terseret arus di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Putu Suasta, ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (25/10) pukul 13.35
Banjirnya warga Tiongkok yang ingin menjadi pemandu wisata di Bali sangat tinggi, itu membuat pemandu wisata kita jadi terhambat. Makanya kita akan merevisi perda pariwisata tentang persyaratan seorang pemandu wisata yang dulunya minimal D-3 menjadi minimal SMK," kata Kepala Dinas Pariwisata Bali, Agung Yuniartha pada acara Pelatihan Pariwisata kepada jurnalis di Jimbaran, Bali (Rabu-Jumat 3
Redaktur I Made Dwi Kardiasa. Senator Australia, Pauline Hanson bikin pariwisata Bali heboh hanya gegara kotoran sapi. Foto: Antara. - Pauline Hanson selaku Senator asal Australia berikan komentar menghebohkan terkait kelangsungan pariwisata di Bali yang terancam gegara kotoran sapi baru-baru ini.
Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Putu Suasta, seorang pemandu wisata lokal yang sebelumnya terseret arus Pantai Kelingking Nusa Penida, Klungkung, Bali. "Korban Putu Suasta ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Kelingking tadi sekitar pukul 13.35 Wita," ucap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, Gede Darmada, Senin (25/10/2021) di
IHRAMCO.ID, MADINAH -- Seorang perempuan Arab Saudi, Ayesha Khaja, telah mendapatkan sertifikasi dari Pusat Studi dan Penelitian Islam (ISRC). Hal tersebut menjadi tonggak sejarah bagi pemandu wisata Saudi. Pasalnya, Ayesha merupakan perempuan pertama di Saudi yang berprofesi sebagai pemandu wisata bersertifikasi di negara tersebut.Ayesha telah bekerja keras untuk mendapatkan sertifikat itu.
Selainpantai, masih ada beberapa lokasi wisata yang terkenal di Bali yang bisa Anda kunjungi. Berikut ini tempat wisata di Bali yang terkenal yakni : Pantai Pandawa Panati Kuta Garuda Wisnu Kencana Tanah Lot Kintamani Uluwatu Nusa Penida Pantai Amed Pantai Dreamland Pura Besakih dan masih banyak lagi
KetuaHimpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Provinsi Bali Sang Putu Subaya mengatakan, hingga saat ini provinsi setempat mengalami kekurangan pemandu wisata yang mahir berbahasa Jerman. "Kekurangan ini karena paket pola perjalanan wisata mengalami pergeseran yaitu dari yang dulu tinggal di satu hotel, sekarang banyak diminati paket menginap dari
0830: Penjemputan di Hotel: 11.00 - 11.30: Wisata Desa Trunyan: 11.30 - 11.45: Perahu Tradisional dari Desa ke Kuburan Trunyan: 11.45 - 12.30: Pengenalan Tradisi Penguburan Mayat Masyarakat Trunyan di Kuburan Trunyan
Berikutbeberapa destinasi wisata yang bisa ditemui wisatawan di Pulau Serangan. 1. Kampung Nelayan. Nelayan sudah menjadi pekerjaan sebagian masyarakat Serangan sejak zaman kerajaan dulu. Awalnya mereka adalah para nelayan yang berasal dari Makassar dan melaut sampai ke wilayah perairan Serangan.
BarengLuhut, Bos OJK, dan Kadin, Anin Bakrie Beberkan Kerja Sama dengan Bursa London Aset 8Â Bank Paling Jumbo per Kuartal III/2021, BMRI BBCA hingga BDMN Di London, Bos OJK Ajak Investor Asing Masuk ke Bursa Indonesia Saham-Saham Paling Naik Sepekan 25-29 Oktober 2021, MCOL di Puncak Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini Anjlok, Ikuti Emas
Wisatake Pantai Bali - Bali adalah tempat wisata yang berasal dari Indonesia . Bali banyak diminati oleh wisatawan lokal (Dalam Negeri) atau pun non lokal (Luar Negeri) . Bali banyak diminati oleh wisatawan karena memiliki Pemandangan Laut yang indah , serta nyaman dan juga cocok sekali untuk mereka para Surfers atau peselancar.
Biayayang dibayarkan sebagai harga pemandu wisata di Bali tentu tidak termasuk pengeluaran pribadi seperti membeli oleh-oleh dan lain sebagainya. Untuk oleh-oleh, Anda jangan takut kantong Anda akan jebol karena di Bali ada banyak tempat membeli oleh-oleh dengan biaya yang relatif terjangkau, yakni : Pasar Sukawati Pasar Seni di Ubud
Bxo1d. Bali - Gadis cantik yang menemani perjalanan wisata Bus 1 Rombongan Study Pragaan Sumenep ini bernama Niluh. Nama panjangnya Niluh Mingga Apriani, seorang wanita kelahiran Bali, 26 April 1989. Dalam perkenalannya dengan rombongan, gadis manis keibuan ini menyebut dirinya sebagai anak pertama dari dua orang bersaudara. Pendidikan SMP dihabiskan di Kabupaten Tabanan, SMA pindah ke Kabupaten Singaraja, setelah itu melanjutkan studi Sarjana Strata 1 di Universitas Hindu Indonesia sebuah universitas swasta di Denpasar Bali, mengambil jurusan Pendidikan Agama Hindu. Niluh sendiri beragama Hindu, mengaku sudah menikah tahun 2015 dengan seorang suami bernama I Putu Viki soal hobinya, dengan senyum terkembang ia menjawab hobinya traveling. Niluh menjadi pemandu wisata sejak tahun 2011, setelah tahun sebelumnya 2010 dirinya lulus dari Universitas. Wanita yang tampil kalem menggoda ini sempat mengajar di SLTP tapi kemudian beralih ke dunia pariwisata."Dulu pernah ngajar di SMP, tapi karena tidak bakat kali, saya akhirnya beralih profesi jadi pemandu wisata," ucapnya sembari tersenyum, Ahad 26/02/2023.Memang, sebagai seorang tour guide pemandu wisata Niluh berasal dari penduduk lokal Bali sendiri yang tentu sudah banyak mengenal dengan baik setiap tempat yang ada di dl wilayah Bali. Termasuk menjelaskan setiap benda, sejarah dan adat istiadat yang ada di peserta rombongan bus 1, dari saking akrabnya Niluh tidak hanya dianggap sebagai pemandu wisata sebagaimana layaknya, tapi sudah seperti teman atau saudara perjalanan yang nyaman, bersahabat, dan penuh ditanya pengalaman unik apa yang dijumpai selama menjadi pemandu wisata, tidak ragu dirinya menjawab pengalaman paling unik justru saat bersama rombongan Pragaan saat disuruh nyanyi di bus."Jujur, pengalaman disuruh nyanyi ini jadi pengalaman pertama kalinya bagi saya, termasuk disawer. Makanya mbak Selvi temannya saja kaget saat saya cerita saya diminta nyanyi begitu.," jelasnya dengan rona wajah malu, menambah manis raut pertanyaan yang agak nakal ditanyakan peserta rombongan."Saat sekolah berapa kali putus pacaran,' ujar salah seorang peserta. Niluh mengaku pernah diputus pacar dua kali, memutuskan pacar sebanyak lima kali. Alasan putus, katanya karena Niluh susah diajak ketemu dan bapaknya dinilai galak. Saat ditanya soal cita citanya mau jadi apa? Dia menjawab sebagaimana yang lain, saat anak anak dirinya bercita cita ingin jadi dokter, namun karena kendala pembiayaan kuliah bidang kesehatan yang sangat mahal, cita cita itu tak kesampaian. "Masuk ke pendidikan kesehatan, orang tua biayanya berat, akhirnya hanya mengejar hobbi saja berpetualang sebagai pemandu wisata," ujarnya polos, senyum manisnya tak pernah juga menanyakan tokoh pewayangan yang paling disukai, mbak Niluh paling menyukai tokoh Rama."Sang Rama memang berjuang keras untuk kebahagiaan isterinya, ada makna kesatria didalam tokoh Rama," ujarnya. Mengingat peserta dari Jawa Timur, disela sela menjelaskan identitasnya, Niluh lalu bercerita Raja Legendaris Bali bernama Udayana, atau bernama lengkap Sri Dharmmodayana Warmmadewa. Beliau seorang raja keemasan Bali Kuno dari Dinasti Warmadewa. Raja Udayana menikah dengan seorang permaisuri putri dari Jawa bernama Mahendradatta. Darinya lahir seorang raja bernama Airlangga, yang kelak menjadi pewaris Kerajaan Medang. Raja Udayana juga kelak melahirkan raja-raja Kerajaan Kediri di Jawa melakukan belanja di pusat belanja Joger, saat naik bus lagi untuk pamitan Niluh mengatakan bahwa perjalanan ini bukan akhir dari segalanya."Mohon dimaafkan ya, karena banyak informasi yang belum disampaikan. Semoga selamat sampai tujuan pulang berkumpul lagi dengan keluarga," jelasnya disambut perasaan sedih. Zbr/Hb.
Menikmati objek wisata di Bali dengan keliling tour bersama kerabat, keluarga ataupun rekan kantor dalam sebuah rombongan tentunya anda butuh seorang tour guide ataupun pemandu wisata yang sudah berpengalaman di bidangnya. Dan tentunya pula guide yang sudah memiliki izin resmi dan memiliki sertifikat dari pemerintah, sebagai seorang pemandu ataupun pramuwisata di Bali. Tapi yang spesial, kami sediakan sewa tour guide wanita yang sudah memenuhi syarat sebagai seorang pemandu dan berizin resmi. Dari sejumlah permintaan pelanggan ataupun wisatawan yang datang ke pulau Dewata Bali, banyak dari mereka ingin dipandu oleh seorang guide wanita, tentunya mereka memiliki pertimbangan khusus, karena seorang perempuan ataupun wanita identik memiliki karakter yang lemah lembut dan penyabar. Namun demikian baik itu guide wanita ataupun laki-laki yang kami sediakan tentulah sudah memiliki kualifikasi standar yang dibutuhkan sebagai seorang pemandu ataupun pramuwisata, bisa melayani dengan baik, beretika dan sopan santun. baca juga; sewa mobil dengan supir wanita di Bali >>>> Tour guide memang sangat diperlukan saat anda melakukan perjalanan tour di pulau Bali, apalagi saat jalan-jalan tour bersama rombongan, maka pemandu wisata tersebut sangat diperlukan, karena dari guide anda tahu berbagai informasi tentang objek wisata yang anda kunjungi, apalagi jika berkunjung ke berbagai tempat suci di Bali seperti pura, tentu ada berbagai hal menarik yang perlu anda ketahui mengenai budaya masyarakat setempat. Guide kami memahaminya dengan baik dan bisa menjelaskan berbagai informasi tentang objek wisata yang anda kunjungi termasuk berbagai budaya orang-orang lokal. Termasuk mengetahui tempat makan yang halal bagi wisatawan muslim. Tour guide atau pramuwisata resmi, harus memiliki kartu tanda pengenal pariwisata, dan mereka yang sudah memiliki izin tersebut berhak mendapatkan izin operasional juga sebagai pemandu wisata yang legal. Seorang tour guide tergabung dalam Himpunan Pariwisata Indonesia HPI Bali. Tour guide di Bali memang lebih didominasi kaum laki-laki, saat-saat tertentu ada saja permintaan khusus dari wisatawan untuk bisa dipandu seorang guide wanita, untuk itulah kami sediakan informasinya sehingga anda yang memerlukan dan mau sewa jasa pramuwisata bisa menemukan informasinya dengan mudah. baca juga; paket tour murah di Bali >>>> Untuk guide wanita di Bali, kami menyediakan pemandu yang berasal dari Bali asli, selain mereka paham akan profesi yang berkaitan dengan tugas dan jasa pelayanan, mereka juga paham akan budaya serta tradisi masyarakat Bali, karena paling tidak mereka lahir di Bali mengetahui lingkungan dan tatanan masyarakat lokal dengan baik. Perlu diingat jika anda sewa jasa guide di Bali baik itu laki-laki ataupun wanita, tanyakan juga apakah mereka punya ijin resmi atau tidak, apalagi di sejumlah tempat wisata sering ada razia untuk guide, sehingga perjalanan itinerary liburan anda bisa jalan sesuai rencana. Jika misalnya anda melakukan perjalanan hanya dalam grup kecil antara 2 sampai 5 orang saja, alternatifnya anda bisa sewa mobil plus supir, karena supir yang kami sediakan juga sudah paham akan peta wisata di Bali, walaupun bukan kapasitasnya sebagai guide, tetapi masih bisa mengarahkan ke berbagai objek wisata yang anda inginkan di Bali Harga sewa tour guide wanita di Bali Harga Rp Syarat dan ketentuan; Guide wanita / perempuan di Bali tersedia dengan kecakapan bahasa Inggris dan Indonesia Sewa minimum 1 hari dengan hitungan 12 jam/hari Kelebihan pemakaian dikenakan 10% dari biaya sewa sehari Pemakaian guide hanya untuk wilayah pariwisata pulau Bali saja. Lokasi guide di wilayah kota Denpasar, jadi untuk tempat penyewaan hanya wilayah sekitar Denpasar saja seperti Denpasar, Sanur, Nusa Dua, Kuta, Legian, Canggu dan Jimbaran. Setiap pemesanan melakukan pembayaran minimal 50% dari total biaya sewa, dan pembayaran penuh jika sewa sehari. Untuk keperluan anda lainnya kami sediakan juga sewa mobil plus supir wanita perempuan Bali, karena tidak jarang sejumlah wisatawan merasa nyaman dengan supir wanita, jika memang anda memerlukan supir wanita atau perempuan Bali, silahkan hubungi kami.
Penelitian ini bermaksud untuk menggambarkan kemampuan menguasai bahasa Inggris dan Cina untuk pemandu wisata lokal yang bukan dari pemandu tetapi dari karyawan atau pemilik toko seni pada Obyek Alas Kedaton Tabanan sebagai pertimbangan untuk kemajuan pariwisata di Alas Kedaton Tabanan Objek, dan untuk mengetahui bagaimana proses pengelolaan jenis objek wisata ini. Penelitian ini dilakukan melalui teknik pengumpulan data seperti wawancara dan observasi di Obyek Wisata Alas Kedaton Tabanan, dan dianalisis secara kualitatif. Obyek Wisata Alas Kedaton dengan memanfaatkan karyawan atau pemilik art shop serta menjadi pemandu wisata wanita lokal yang berkomunikasi dalam bahasa bilingual yaitu Inggris dan Mandarin. Dengan menjelaskan keunikan dan kesakralan Obyek Alas Kedaton, dasar untuk mengembalikan keaslian pariwisata didasarkan pada budaya dan nilai-nilai leluhur di Bali. Melalui proses penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penguasaan bahasa Mandarin untuk pemandu wisata wanita lokal di Alas Alas Kedaton Tabanan perlu ditingkatkan untuk menghindari miskomunikasi antara pemandu dan wisatawan. Berbagai upaya dilakukan oleh administrator Objek Alas Kedaton I Wayan Semadi untuk dapat meminimalkan kesalahan komunikasi tersebut. Dengan meningkatnya kemampuan pemandu wisata wanita lokal, ini dapat digunakan sebagai promosi bagi wisatawan untuk datang ke Objek Alas Kedaton Tabanan. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free Vol. 9 No. 2, Juni 2019; 93-104 PISSN 2087 – 5576; EISSN 2579 – 3454 93Jurnal Ilmiah Hospitality Management Disubmit 11 Maret 2019; Diterima 30 Mei 2019 PENGUASAAN BAHASA INGGRIS DAN BAHASA MANDARIN BAGI PEMANDU WISATA LOKAL DI OBYEK ALAS KEDATON DESA KUKUH, MARGA, TABANAN, BALI ENGLISH AND MANDARIN LANGUAGE MASTERY FOR LOCAL TOUR GUIDE IN ALAS VILLAGE KEDATON TOURISM OBJECT KUKUH VILAGE, MARGA, TABANAN, BALI Ketut Sri Candrawati Politeknik Internasional Bali ABSTRACT This research intends to describe the ability to master English and Chinese for local tour guides who are not from guides but from employees or owners of art shops on the Alas Kedaton Tabanan Object as a consideration for the advancement of tourism in the Alas Kedaton Tabanan Object, and to find out how the type management process This tourism object. The research was then carried out through data collection techniques such as interviews and observations at the Alas Kedaton Tabanan Tourism Object, and analyzed qualitatively. Alas Kedaton Tourism Object by utilizing employees or art shop owners as well as being a local female tour guide who communicates in bilingual languages namely English and Mandarin. By explaining the uniqueness and sacredness of the Alas Kedaton Object, the basis for restoring the authenticity of tourism is based on the culture and values of ancestors in Bali. Through this research process, it can be concluded that the mastery of Mandarin for local female tour guides at the Alas Alas Kedaton Tabanan needs to be improved to avoid miscommunication between guides and tourists. Various efforts were made by the administrator of the Alas Kedaton Object I Wayan Semadi to be able to minimize such communication errors. With the increasing ability of local female tour guides, this can be used as a promotion for tourists to come to the Alas Kedaton Tabanan Object. Keywords Object of Alas Kedaton, female local tour guide, touristABSTRAK Penelitian ini bermaksud untuk menggambarkan kemampuan menguasai bahasa Inggris dan Cina untuk pemandu wisata lokal yang bukan dari pemandu tetapi dari karyawan atau pemilik toko seni pada Obyek Alas Kedaton Tabanan sebagai pertimbangan untuk kemajuan pariwisata di Alas Kedaton Tabanan Objek, dan untuk mengetahui bagaimana proses pengelolaan jenis objek wisata ini. Penelitian ini dilakukan melalui teknik pengumpulan data seperti wawancara dan observasi di Obyek Wisata Alas Kedaton Tabanan, dan dianalisis secara kualitatif. Obyek Wisata Alas Kedaton dengan memanfaatkan karyawan atau pemilik art shop serta menjadi pemandu wisata wanita lokal yang berkomunikasi dalam bahasa bilingual yaitu Inggris dan Mandarin. Dengan Vol. 9 No. 2, Juni 2019; 93-104 PISSN 2087 – 5576; EISSN 2579 – 3454 94Jurnal Ilmiah Hospitality Management menjelaskan keunikan dan kesakralan Obyek Alas Kedaton, dasar untuk mengembalikan keaslian pariwisata didasarkan pada budaya dan nilai-nilai leluhur di Bali. Melalui proses penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penguasaan bahasa Mandarin untuk pemandu wisata wanita lokal di Alas Alas Kedaton Tabanan perlu ditingkatkan untuk menghindari miskomunikasi antara pemandu dan wisatawan. Berbagai upaya dilakukan oleh administrator Objek Alas Kedaton I Wayan Semadi untuk dapat meminimalkan kesalahan komunikasi tersebut. Dengan meningkatnya kemampuan pemandu wisata wanita lokal, ini dapat digunakan sebagai promosi bagi wisatawan untuk datang ke Objek Alas Kedaton Tabanan. Kata kunci Obyek Alas Kedaton, pemandu wisata lokal wanita, turis PENDAHULUAN Desa Kukuh Tabanan merupakan bagian dari Desa Wisata di Bali. Salah satu obyek wisata di Bali yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Bagi anda yang berencana atau sedang berlibur bersama anak-anak, tempat wisata Alas Kedaton sangat direkomendasi untuk anda kunjungi. Alas Kedaton berlokasi di Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Bali. Jika anda berangkat dari kawasan pantai Kuta, maka akan memerlukan waktu 1 jam 10 menit, tentunya keadaan jalan tidak macet. Salah satu daya tarik wisata alam yang terdapat di Kabupaten Tabanan adalah daya tarik wisata Alas Kedaton. Alas Kedaton merupakan daya tarik wisata yang mengandalkan sumber daya alam sebagai daya tarik yakni berupa hutan, kera dan kelelawar. Selain itu, di tengah objek wisata Alas Kedaton terdapat pura yang disebut Pura Dalem Kahyangan Kedaton yang juga menjadi daya tarik di objek wisata ini. Daya Tarik Wisata adalah segala sesuatu yang memiliki keunikan, keindahan, dan nilai yang berupa keanekaragaman kekayaan alam, budaya, dan hasil buatan manusia yang menjadi sasaran atau kunjungan wisatawan UU No. 10 Tahun 2009. Setiap daya tarik wisata tersebut akan ada pemandu wisata lokal yang akan menghantarkan tamu keliling objek dan juga menjaga keamanan dan kepuasan tamu. Dimana tamu yang berkunjung ke daya tarik wisata tersebut datang dari berbagai negara dan berbagai bahasa asing yang dipergunakan. Berdasarkan informasi dan data kunjungan wisatawan yang disampaikan oleh I Wayan Semadi selaku Ketua Pengelola Objek Alas Kedaton Tabanan, dikatakan bahwa Juni tahun 2017 sampai Agustus 2018 wisatawan yang dominan berkunjung ke Obyek Alas Kedaton adalah China. Data Kunjungan Wisatawan tahun 2017 No. Negara yang berkunjung avr angka persentase 1 China/ Ttiongkok % 2 Australia % 3 India 4. 79 % 4 Jepang % 5 Inggris % Vol. 9 No. 2, Juni 2019; 93-104 PISSN 2087 – 5576; EISSN 2579 – 3454 95Jurnal Ilmiah Hospitality Management 6 Amerika Serikat % 7 Prancis % 8 Jerman % 9 Korea Selatan 10 Malaysia % Secara umum penelitian ini untuk mengetahui pemandu wisata lokal perempuan di Obyek wisata Alas Kedaton mampu memandu wisatawan dengan maksimal dan memahami bahasa yang mereka pergunakan, terutama bagi wisatawan yang hanya berkomunikasi dengan bahasa negaranya seperti Mandarin. Masing-masing pemandu wisata lokal perempuan ini diharapkan mampu memahami dua bahasa asing seperti Inggris - Mandarin. Disamping itu juga untuk mengetahui terjadinya mis komunikasi antara pemandu wisata lokal perempuan dengan wisatawan. Untuk memahami dan menganalisis mis komunikasi yang dihadapi oleh pemandu wisata lokal perempuan di Obyek Wisata Alas Kedaton. Manfaat penelitian ini secara teoritis berkaitan dengan teori dan pemahaman tentang Penguasaan bahasa Inggris dan Mandarin bagi pemandu wisata lokal perempuan di Obyek Wisata Alas Kedaton, sedang manfaat penelitian secara praktis berkaitan dengan sthakeholder pemandu wisata lokal permpuan, ketua pengelola Alas Kedaton dalam kehidupan masyarakat setempat bisa melaksanakan kegiatan seperti biasa di Obyek Wisata Alas Kedaton. No. Negara yang berkunjung avr angka persentase1 China/ Ttiongkok %2 Australia %3 India %4 Inggris %5 Jepang %6 Amerika Serikat %7 Prancis %8 Jerman %9 Malaysia %10 Korea Selatan %Data Kunjungan Wisatawan Vol. 9 No. 2, Juni 2019; 93-104 PISSN 2087 – 5576; EISSN 2579 – 3454 96Jurnal Ilmiah Hospitality Management METHODOLOGI Konsep merupakan hasil abstraksi dan sintesis dari teori yang dikaitkan dengan masalah dalam penelitian ini yang berhubungan dengan penelitian ini yaitu Penguasaan Bahasa Inggris dan Mandarin bagi pemandu wisata lokal perempuan di Obyek wisata Alas Kedaton. Pengertian konsep menurut Soedjadi 2000 14 adalah ide abstrak yang dapat digunakan untuk mengadakan klasifikasi atau penggolongan yang pada umumnya dinyatakan dengan suatu istilah atau rangkaian kata. Penelitian ini Penulis menggunakan Teori Asosiasi Stimulus - Respon dari Edward L. Thorndike 1874-1949 adalah seorang pendidik dan psikolog berkebangsaan Amerika, yang merupakan salah seorang penganut paham psikologi tingkah - laku. Menurut Thorndike, belajar adalah proses interaksi antara stimulus dan respon. Stimulus adalah hal-hal yang merangsang terjadinya kegiatan belajar, seperti pikiran, perasaan, dan lain-lain yang dapat ditangkap melalui indera. Sedangkan Respon adalah reaksi yang dimunculkan anak didik oleh ketika belajar, yang berupa gerakan, tindakan dan lain-lain. Seperti contoh berikut Stimulus Respond Wisatawan China atau Taiwan yang berkunjung ke Obyek Alas Kedaton bisa sedikit Bahasa Inggris. Reaksi Pemandu Wisata Lokal Perempuan dengan sedikit Bahasa Inggris dan mandarin dan gerakan tubuh yang menunjukan tujuan dan sasaran. Salah satu teori yang berkembang di bidang psikologi pada awal abad xx ialah teori Asosiasi. Teori ini mengasumsikan bahwa proses belajar sebuah bahasa melalui pembentukan asosiasi. Apabila seorang anak belajar Bahasa, ia melakukan asosiasi kata-kata dan kalimat dengan pikiran, ide-ide kegiatan dan peristiwa atau proses. Model penelitian yang dilakukan untuk memberikan gambaran desain penelitian ini sangat berfungsi untuk memberikan batasan dan pemahaman kepada peneliti dan pembaca tentang bentuk penelitian yang digunakan di dalam melaksanakan penelitian ini. Vol. 9 No. 2, Juni 2019; 93-104 PISSN 2087 – 5576; EISSN 2579 – 3454 97Jurnal Ilmiah Hospitality Management Bagan Model Penelitian Dari bagan tersebut diatas menerangkan bahwa antara ketua pengelola dan sadar kelompok Alas Kedaton saling bekerja sama untuk memajukan peranan pemandu wisata lokal perempuan dalam mengantar wisatawan di lingkungan Objek Wisata Alas Kedaton. Setiap pemandu wisata lokal diharapkan bisa dwi Bahasa yaitu Bahasa Inggris dan Mandarin. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi pariwisata. Dengan menggunakan pendekatan sosiologi pariwisata diharapkan dapat membantu peneliti untuk menentukan fenomena yang diteliti. Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Data kualitatif diperoleh berdasarkan berbagai informasi dari responden tertuang dalam daftar pertanyaan. Metode penelitian mencakup pendekatan penelitian, metode, dan teknik penelitian. Metode penelitian diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Cara ilmiah berarti kegiatan penelitian itu berdasarkan pada ciri-ciri keilmuan, yaitu rasional, atau masuk akal, empiris, yaitu dapat teramati indera manusia, dan sistematis, yaitu menggunakan langkah-langkah tertentu yang bersifat logis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu strategi dan teknik penelitian yang digunakan untuk memahami masyarakat, masalah atau gejala dalam masyarakat dengan mengumpulkan sebanyak mungkin fakta mendalam, data disajikan dalam bentuk verbal bukan dalam bentuk angka. Lokasi Obyek wisata Alas Kedaton terletak 1 km dari Kota Tabanan. Objek ini menjadi paket emas antara Bedugul - Alas Kedaton – Tanah Lot Temple, jadi Ketua Pengelola Obyek Wisata Alas Kedaton Sadar Kelompok Obyek Wisata Alas Kedaton Pemandu Wisata Lokal Wisatawan China/ Taiwan Hambatan Komunikasi antara Pemandu dengan Wisatawan Solusi untuk bisa lebih komunikatif dengan wisatawan Temuan peneliti Vol. 9 No. 2, Juni 2019; 93-104 PISSN 2087 – 5576; EISSN 2579 – 3454 98Jurnal Ilmiah Hospitality Management Obyek Alas Kedaton menjadi salah satu Obyek Pariwisata yang cukup banyak dikunjungi wisatawan. Teknik pengumpulan data merupakan sebuah mekanisme untuk menjawab permasalahan yang telah dirumuskan. Pengumpulan data yang dilakukan dalam suatu penelitian disesuaikan dengan jenis dan sumber data yang diperlukan. Guna memperoleh data yang akurat dalam penelitian ini, peneliti menggunakan prosedur pengumpulan data. Dalam pengumpulan data penelitian ada tiga teknik yang umum dipakai yaitu Observasi merupakan suatu teknik atau cara yang dilakukan dengan jalan mengadakan mengamatan terhadap kegiatan yang sedang berlangsung. Teknik ini penulis lakukan karena fokus penelitian penulis tentang usaha pengamatan kepada pemandu wisata lokal perempuan, dimana kegiatan ini berhubungan dengan perilaku manusia yang berkesinambungan. Wawancara, Esterberg dalam Sugiyono mendefinisikan, wawancara adalah merupakan pertemuan dua orang untuk bertukar informasi dan ide melalui tanya jawab, sehingga dapat dikonstruksikan makna dalam satu topik tertentu. Dengan wawancara, maka peneliti akan mengetahui hal-hal yang lebih mendalam tentang partisipan dalam menginterpretasikan situasi dan fenomena yang terjadi, di mana hal ini tidak bisa ditemui melalui observasi. Dokumentasi adalah teknik mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, traskip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, legger, agenda dan sebagainya Teknik dokumentasi ini diperlukan untuk, menghimpun data-data yang tidak efektif bila dilakukan melalui wawancara dan tidak bisa direkam oleh penulis bila dilakukan dengan pengamatan. Misalnya data tentang struktur organisasi, kurikulum dan yang lainnya. Adapun data yang penulis butuhkan adalah stuktur Vol. 9 No. 2, Juni 2019; 93-104 PISSN 2087 – 5576; EISSN 2579 – 3454 99Jurnal Ilmiah Hospitality Management organisasi pengelola daya tarik wisata Alas Kedaton, struktur organisasi pengelola kelompok Sadar Wisata, daftar nama pemandu wisata lokal perempuan di Obyek Alas Kedaton Kukuh, Marga-Tabanan. Penyajian Hasil Analisis Data Dalam penelitian ini menggunakan sajian data kualitatif. Artinya dilakukan setelah menjalankan berbagai tahapan, seperti proses pengidentifikasian, pemilahan, dan pengaitan unit-unit data yang diperoleh di lapangan. Sesuai dengan sifat penelitian kualitatif yang lebih banyak mengandung eksplanasi, maka dalam penelitian ini tidaklah mungkin diabaikan bentuk deskriptif berupa uraian. Oleh karena itu, teknik penyajian hasil analisis data penelitian ini diwujudkan dalam bentuk uraian narasi sesuai dengan kaidah-kaidah bahasa ilmiah. Untuk melengkapi pemaparan tersebut juga digunakan sajian berupa narasi, tabel-tabel, gambar, bagan, foto, dan peta. Teknik penyajian hasil analisis data merupakan upaya penyusunan data ke dalam suatu konfigurasi yang mudah dipahami. Konfigurasi itu setidaknya memungkinkan dalam penarikan simpulan sehingga hasil analisis data dapat sesuai dengan tujuan penelitian dan memecahkan Vol. 9 No. 2, Juni 2019; 93-104 PISSN 2087 – 5576; EISSN 2579 – 3454 100Jurnal Ilmiah Hospitality Management permasalahan. Penyajian hasil analisis data merupakan cara untuk mengumpulkan informasi yang mencakup kebulatan dari seluruh hasil penelitian yang disusun secara sistematis. HASIL DAN DISKUSI Mis Komunikasi Bahasa Inggris dan Mandarin Antara Pemandu Wisata Lokal Perempuan dengan Wisatawan. Pemandu wisata lokal perempuan di Obyek Alas Kedaton, Kukuh, Marga, Tabanan, Bali bukanlah berasal dari perkumpulan guide khusus yang sudah ditraining dari travel agent, melainkan pemandu wisata lokal perempuan ini berasal dari ibu-ibu pemilik Artshop Alas Kedaton atau yang bekerja di demikian ada keterbatasan bahasa dan pengetahuan pariwisa pada mereka, apalagi saat ini tamu yang berkunjung ke Obyek Alas Kedaton lebih dominan tamu China dan Taiwan yang menggunakan Bahasa Mandarin dan sedikit Bahasa Inggris. Pemandu wisata lokal harus bisa mengerti keperluan wisatawan dengan menggunakan Dwi Bahasa yaitu Bahasa Inggris dan sedikit Mandarin juga banyak menggunakan Bahasa tubuh. Ada beberapa upaya yang sudah diakukan kepala Artshop yaitu dengan mendatangkan mahasiswa KKN dari Undiksha yang sedang melakukan KKN di Desa Kukuh, Marga, untuk memberikan pelatihan Bahasa Inggris dan dasar Mandarin, namun ibu-ibu pemandu wisata lokal tidak maksimal mengikuti pelatihan tersebut karena kesibukan-kesibukan yang lain. Pemandu Wisata Lokal yakin dengan mencoba mendengar dan praktekan langsung akan bisa mengantar tamu dengan baik dan memuaskan, karena hampir semua pemandu lokal perempuan ini paham dan mengerti dalam percakapan Bahasa Inggris. Bahasa merupakan sarana komunikasi yang paling utama. Salah satu bahasa yang saat ini di pelajari di Indonesia khususnya di Bali yaitu bahasa Mandarin yang telah di akui sebagai bahasa Internasional. Pada saat ini kunjungan tamu China ke Obyek Alas Kedaton semakin meningkat dan menggunakan Bahasa Vol. 9 No. 2, Juni 2019; 93-104 PISSN 2087 – 5576; EISSN 2579 – 3454 101Jurnal Ilmiah Hospitality Management Mandarin. Memasuki jaman globalisasi peran bahasa Mandarin sangatlah penting. Dan banyaknya kerjasama dengan perusahaan China, serta banyaknya pengguna bahasa Mandarin di seluruh dunia. Sehingga dengan menguasai bahasa Mandarin bisa lebih mudah mendapat pekerjaan karena saat ini banyak sekali perusahaan yang membutuhkan karyawana yang mampu berkomunikasi bahasa Mandarin. Dengan semakin meningkatnya bahasa Mandarin di dunia, maka di Indonesia khususnya di Bali telah menunjukkan perkembangan yang sangat pesat. Hal ini dapat di lihat dari kacanggihan teknologi saat ini. Adanya sosial media yang membantu dalam mempelajari bahasa Mandarin. Sosial media tersebut seperti Facebook, twitter, dan masih banyak lagi. Ada pula video yang mengajarkan bahasa Mandarin yaitu youtube. Bahkan di televisi pun ada channel yang khusus berbahasa Mandarin. Secara tidak langsung hal ini membuat banyak masyarakat ingin mempelajari bahasa Mandarin lebih dalam lagi. Hal ini mempengaruhi perkembangan bahasa Mandarin di bidang pendidikan dan ekonomi. Tidak jarang saat ini bermunculan lembaga – lembaga pendidikan formal dan informal untuk memberikan pendidikan bahasa Mandarin agar mengahasilkan orang – orang yang bermanfaat, mandiri, unggul, serta pekerja yang professional terutama dalam bidang professional. Mengatasi mis komunikasi antara Pemandu Wisata Lokal Perempuan dengan wisatawan yang berkunjung ke Obyek Alas Kedaton Tabanan, Bali. Dengan hasil observasi yang dilakukan oleh kepala Artshop dan kepala pengelola Obyek Wisata Alas Kedaton, sering terjadi adanya mis komunikasi antara pemandu wisata lokal perempuan dengan Wisatawan, dengan demikian kepala Artshop berupaya berbagai cara untuk bisa menambah wawasan para pemandu wisata lokal perempuan dengan cara seperti mengikut sertakan dalam seminar Guide, mendaftarkan pada kursus Bahasa Inggris dan Mandarin, kerjasama dengan Dinas Pariwisata. Vol. 9 No. 2, Juni 2019; 93-104 PISSN 2087 – 5576; EISSN 2579 – 3454 102Jurnal Ilmiah Hospitality Management Keunikan pemandu Wisata Lokal di Obyek Alas Kedaton, Kukuh, Marga, Tabanan, Bali semua berasal dari perempuan yaitu ibu-ibu pemilik Artshop maupun ibu yang bekerja disana, sekaligus menjadi pemandu wisata lokal perempuan. Cara kerja mereka dengan mengambil nomer yang sudah disiapkan oleh Kepala Artshop, untuk memeratakan pemandu wisata lokal bisa berkesempatan mengantar wisatawan, uniknya lagi pemandu wisata lokal perempuan tersebut tidak memungut bayaran untuk mengantarkan tamu keliling di Obyek Alas Kedaton. Melainkan mereka mengarahkan ke Artshop mereka bekerja untuk mendapat penghasilan dari penjualan oleh-oleh dari wisatawan. Pemandu wisata lokal perempuan ini juga mengikuti upacara yang diadakan di pura Obyek Alas Kedaton setiap 6 bulan sekali yaitu festifal buah setinggi 2 meter dipersembahkan ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa sebagai ucapan terima kasih atas berkatnya yang berlimpah, setelah disembahyangi kemudian dipersembahkan untuk kera-kera di Obyek Alas Kedaton. Vol. 9 No. 2, Juni 2019; 93-104 PISSN 2087 – 5576; EISSN 2579 – 3454 103Jurnal Ilmiah Hospitality Management Dari latar belakang dan pembahasan yang dipaparkan, penulis bisa menimpulkan sebagai berikut Sering terjadi mis komunikasi Bahasa Inggris dan bahasa Mandarin antara pemandu wisata lokal perempuan dengan wisatawan yang berkunjung ke Obyek Wisata Alas Kedaton. Hampir semua pemandu wisata lokal perempuan ini menggunakan Bahasa Inggris pasaran, sedikit Bahasa Mandarin dan Bahasa tubuh untuk membuat wisatawan bisa mengerti apa yang dijelaskan. Wisatawan juga sudah dijelasin oleh guide itu sendiri bahwa pemandu wisata lokal perempuan ini akan memandu wisatawan berkeliling ke dalam objek dan menjaga keamanan wisatawan dari kera. Adapun cara untuk mengatasi mis komunikasi tersebut adalah dengan cara pertama pemandu wisata lokal dengan mempraktekan setiap hari, kedua mengikut sertakan pemandu wisata lokal perempuan dalam kursus-kursus Bahasa Asing khususnya Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin, ketiga bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Tabanan, dengan harapan semua pemandu wisara lokal perempuan bisa meningkatkan kemapuannya dalam memandu wisatawan yang berkunjung ke Obyek Alas Kedaton. Adapun saran bahwa Pemandu wisata lokal perempuan selalu berusaha praktek langsung dengan wisatawan yang berkunjung, supaya bisa meminimalkan mis komunikasi Bahasa Inggris dan bahasaMandarin terhadap tamu dan mereka juga menggunakan dua Bahasa saat menghandel tamau yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin juga sangat berperan sekali body languagedari mereka. Sesuai pengamatan, tamu-tamu yang berkunjung kurang mendapatkan informasi tentang keunikan Alas Kedaton, karena sebagian besar pemandu wisata lokal perempuan lebih cendrung mengajak tamu berphoto dan mengarahkan wisatawan ke artshoptempat mereka bekerja. DAFTAR PUSTAKA Bungin, Burhan. 2003. Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta PT Raja Grafindo Persada Effendy, Onong Uchjana. 1990. Ilmu komunikasi. Bandung PT. Remaja Rosdakarya _______ 2002. Ilmu komunikasi Teori Dasar Dan Praktek. Bandung PT. Remaja Rosdakarya 1989. Kamus Komunikasi. Bandung CV Mandar Maju Koentjaraningrat. 1997. Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta Pustaka Utama Kriyantono, Rachmat. 2006. Teknik Praktis, Riset Komunikasi. Jakarta Kencana Mc. Quail, Denis. 1991. Teori Komunikasi Massa Suatu Pengantar. Edisi kedua. Jakarta Erlangga Moleong, Lexy J. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung PT. Remaja Rosdakarya Mulyana, Deddy. 2002. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung PT. Remaja Rosdakarya Prasetyo, Bambang dan Niftahul Jannah. 2005. Metode Penelitian Rajawali Pers Vol. 9 No. 2, Juni 2019; 93-104 PISSN 2087 – 5576; EISSN 2579 – 3454 104Jurnal Ilmiah Hospitality Management Rakhmat, Jalaluddin. 1999. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung PT. Remaja Rosdakarya Roger, Everett M, D. Lawrence Kincaid. 1981. Comunication Network; Toward a New Paradigm for Research. Canada Collier Macmillan Canada, Ltd Oxford UK Blackwell Publishing. Bloomfield, L. 1933. Language. United States of America Holt, Rinehart and Winston, Inc. Bonvillain, N. 2008. Language, Culture, and Communication The Meaning of Messages. 5th edition. New Jersey Pearson Education, Anwar, 1984, Strategi Komunikasi; Sebuah Pengantar Ringkas, Bandung, Armico. Rakhmat, Jalaludin, 1994, Psikologi Komunikasi, Bandung, Remaja Rosdakarya Nurudin, 2004, Sistem Komunikasi Indonesia, Malang, Cespur Littlejohn, Stephen W.,1999, Theories of Human Communication California, Wadsworth. Kusumaningrat, Hikmat dan Kusumaningrat, Purnama, 2006, Jurnalistik Teori dan Praktek, Jakarta Gramedia Lee, Monle & Johnson, Carla, 1999, Principles of Advertising A Global Perspective, The Haworth Press. Kotler, Phlip, 1997, Marketing Management ed. 9th, perj. Hendra teguh dan Rony Rusli, Jakarta PT Prenhallindo. Black, Sam & Sharpe, Melvin L., 1988, Ilmu Hubungan Masyarakat Praktis penerj. Ardaneshwari, Jakarta PT Intermasa. Arifin, Anwar, 2002, Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Ringkas, Jakarta Raja Gafindo Persada. Griffin, Em, 2003, A First Look at Communication Theory, McGraw Hill Effendy, Onong, 1994, Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek, Bandung Remaja Rosdakarya. Fisher, Aubrey, 1986, Teori-teori Komunikasi penyunting Jalaludin Rakmat, Bandung Remaja Karya. Edward, L. Thorndike. 1949. Meaning Theori. Eggen, P. D. and Kauchak, 1993. Learning and Teaching. 2nd ed. Needham Heighr, Massachussets All and Ibrahi. 2000. Langkah-langkah Pembelajaran Kooperatif. http di download tanggal 4 Februari 2014. Bagus Reza Hariyadi Dian Bayu FirmansyahHenggar PrasetyowatiErnasiwi Astri OktaviliaTujuan kegiatan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan kualitas SDM para anggota Pokdarwis Saka Tunggal, di Desa Cikakak, terutama kaitannya dengan masih rendahnya jumlah pelaku wisata yang menguasai bahasa Asing, salah satunya bahasa Mandarin. Kegiatan yang dilakukan pada kegiatan pengabdian ini berupa kegiatan Pelatihan Bahasa Mandarin untuk Pariwisata Mandarin For Tourism, yang merupakan suatu kegiatan kombinasi antara pelatihan bahasa asing Mandarin dan juga kepariwisataan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian berupa pelatihan bahasa Mandarin, dilaksanakan dalam beberapa tahapan, agar seluruh materi dapat dikuasai dan digunakan dengan baik. Alasan dilaksanakanya kegiatan pengabdian ini yaitu karena lokasi desa Cikakak tidak begitu jauh dari lokasi Pabrik Semen Bima yang mendatangkan tenaga kerja dari Tiongkok, dan berpotensi untuk menarik wisatawan mancanegara terutama wisatawan dari Tiongkok. Dari hasil pelaksanaan kegiatan diketahui bahwa terdapat peningkatan kemampuan dan penguasan bahasa Mandarin yang terkait dengan pemanduan wisata. Hasil angket kuesioner dan hasil evaluasi kegiatan juga menunjukkan bahwa program kegiatan pengabdian yang dilaksanakan telah memenuhi kebutuhan dari mitra dan juga dirasakan manfaatnya oleh para pelaku wisata di Desa Cikakak. Secara umum, kebutuhan akan penguasaan bahasa asing oleh pemandu wisata di Desa Cikakak, Kabupaten Banyumas telah terpenuhi melalui kegiatan pengabdian Galang PrakosaRia Riski Marsuki Rina SupriatnaningsihAnggraeni AnggraeniIndonesia sebagai negara dengan sumber pendapatan terbesar yang salah satunya dari industri pariwisata, berupaya menjalin kerjasama dengan berbagai negara, salah satunya adalah China. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pemandu wisata bahasa mandarin terhadap kebutuhan dunia pariwisata berbahasa mandarin di Yogyakarta dan mengetahui persepsi pemandu wisata terhadap kebutuhan kemampuan bahasa Mandarin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriptif. Subjek penelitian ini adalah pemandu wisata Bahasa Mandarin di Yogyakarta. Hasil penelitian skripsi ini adalah 1 persepsi pemandu wisata terhadap kebutuhan dunia pariwisata adalah memiliki kemampuan umum sebagai pemandu wisata.; 2 persepsi pemandu wisata terhadap kebutuhan kemampuan Bahasa mandarin adalah semakin meningkatnya sumber daya manusia yang mampu menggunakan Bahasa Mandarin maka mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang berkunjung ke YogyakartaComunication Network; Toward a New Paradigm for ResearchJalaluddin RakhmatRakhmat, Jalaluddin. 1999. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung PT. Remaja Rosdakarya Roger, Everett M, D. Lawrence Kincaid. 1981. Comunication Network; Toward a New Paradigm for Research. Canada Collier Macmillan Canada, Ltd Oxford UK Blackwell Publishing. Bloomfield, L. 1933. Language. United States of America Holt, Rinehart and Winston, Inc. Bonvillain, N. 2008. Language, Culture, and Communication The Meaning of Messages. 5th edition. New Jersey Pearson Education, Komunikasi; Sebuah Pengantar RingkasAnwar ArifinArifin, Anwar, 1984, Strategi Komunikasi; Sebuah Pengantar Ringkas, Bandung, KusumaningratDan KusumaningratKusumaningrat, Hikmat dan Kusumaningrat, Purnama, 2006, Jurnalistik Teori dan Praktek, Jakarta Gramedia Lee, Monle & Johnson, Carla, 1999, Principles of Advertising A Global Perspective, The Haworth Management ed. 9th, perj. Hendra teguh dan Rony RusliPhlip KotlerKotler, Phlip, 1997, Marketing Management ed. 9th, perj. Hendra teguh dan Rony Rusli, Jakarta PT Thorndike EdwardP D EggenD P KauchakEdward, L. Thorndike. 1949. Meaning Theori. Eggen, P. D. and Kauchak, 1993. Learning and Teaching. 2nd ed. Needham Heighr, Massachussets All and Ibrahi. 2000. Langkah-langkah Pembelajaran Kooperatif. http di download tanggal 4 Februari 2014.
403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID Jb9I5p387Y2lE-0IHbnZb7SiVrKSAAinPp0JCp-CLWn6D2hNXDmeaw==
pemandu wisata wanita di bali